Showing posts with label From the bottom of my heart. Show all posts
Showing posts with label From the bottom of my heart. Show all posts

Monday, November 17, 2008

Perkembangan kehamilanku

Alhamdulillah... sekarang kehamilanku sudah memasuki bulan ke 7. Perut tambah besar saja rasanya, badan sudah mulai sedikit tidak nyaman, mulai dari pegel-pegel, sakit pinggang, nyeri di dada, susah jongkok, posisi duduk dan tidur yang serba salah...tapi seneng banget rasanya.. Sebentar lagi, insya Allah bakal punya bayi, bayi perempuan. Sesuai dengan perkiraan banyak orang, soalnya kata mereka ibunya jadi cantik, hehe...ge-er deh jadinya. Padahal aku merasa biasa aja, penampilan tak ada yang berubah. Tapi waktu aku tanya suami, dia bilang ada perubahan kok. Syukurlah kalo dia bilang begitu, seneng rasanya. Soalnya aku memang merasa ga cantik.

Begitu mengetahui jenis kelamin bayi, kami langsung melengkapi nama yang memang sudah kami persiapkan jauh-jauh hari dan kini sudah fix. Perlengkapan bayi pun sudah teteh dan mama beli walau jumlah dan jenisnya belum terlalu banyak, dicicil dulu sedikit-sedikit mumpung ada waktu. Seneng deh melihat begitu banyak perlengkapan bayi yang lucu dan imut-imut dengan warna-warna lembut. Walau nanti bayi kita perempuan, aku sengaja tidak membeli perlengkapan denga warna pink saja, tapi campur dengan warna lain, siapa tahu nanti kami punya anak laki-laki sehingga bisa dipergunakan lagi.

Soal kondisi ibu dan bayi, alhamdulillah selama ini baik. Ibunya sehat, nafsu makannya besar sekali, sudah naik 13 kg, dokter pun sampai heran. Maklumlah sejak awak kehamilan aku tidak mengalami ngidam, mual sama sekali, makanan bisa masuk dengan lancar ke mulutku. Walau berat badanku sudah naik cukup banyak, tapi tetap saja banyak yang bilang kalo kandunganku kok kecil untuk ukuran 7 bulan padahal berat bayi sudah mencapai 1.5 kg, mungkin karena aku tinggi dan badanku secara keseluruhan memang tidak bertambah besar. Suamiku yang hampir 1.5 bulan ini ga ketemu sampai wanti-wanti agar aku jangan sampai terlalu gendut, nanti susah turunnya. Belum tau dia...kalo aku ga gendut cuma berisi...hihi..

Sayangnya posisi bayi masih sungsang, kepala masih diatas. jadi aku disarankan untuk sering nungging atau posisi sujud, jadi ya perbanyak shalat biar sujudnya juga jadi sering. Mudah-mudahan saja posisi bayi bisa berubah agar aku bisa melahirkan normal. Perutku sekarang sudah mulai sering ditendang-tendang, terkadang cukup keras sampai aku kaget dan perutku kelihatan bergerak. Tapi aku senang kalau bayiku melakukan itu, berarti di dalam dia hidup dan sehat, makanya aku suka sedikit khawatir kalo dia kok anteng sekali, tidak bergerak-gerak.

Ya Allah, tolong jaga bayiku agar dia baik-baik saja, agar nanti teteh bisa melahirkan secara normal dan bayiku pun lahir dalam keadaan sehat jasmani rohani. Amien...

Wednesday, October 29, 2008

Akad Nikah 6 Januari 08

Akad nikah dilaksanakan pada hari Minggu pukul 08.30 Wib di GSG Itenas Bandung. Sebenarnya acara akad nikah ini agak sedikit terlambat karena menunggu penceramah yang terlambat. Dan sebenarnya pengantin wanita pun sedikit terlambat datang ke gedung sehingga tiba bersamaan dengan pengantin pria. Disebabkan karena perias pengantin terlambat datang ke rumah. Deg-degan juga nih...Namun alhamdulillah semua bisa diatasi, mulai dari acara penyambutan pengantin pria, seserahan dan akad nikah pun berjalan lancar.




Pengucapan ijab qabul pun mulus...ga perlu diulang. Aa menyerahkan mas kawin berupa uang Rp. 612.008,oo dan seperangkat alat shalat.




Dilanjutkan dengan pemakaian cincin nikah dan sungkeman. Karena kemarin air mata sudah terkuras pada saat acara pengajian, maka sungkeman yang sekarang ini aku tidak menangis, untung juga jadi riasan wajahku tidak berantakan. Karena waktu yang tidak mencukupi, maka tidak diadakan acara salaman, padahal cukup banyak undangan papa mama yang datang pada acara akad nikah karena berhalangan hadir pada resepsi nanti.


Pada saat akad nikah ini aa terlihat gagah menggunakan beskap putih. Kami berdua baru bisa saling melihat penampilan masing-masing pada saat penyerahan mas kawin, karena pada waktu aku memasuki ruangan, aku datang dari arah belakang aa. Kacau juga, padahal sorot lampu kamera dan para juru foto sudah menunggu di pintu yang satunya lagi yang ada di sebelah depan aa. Inget itu jadi pengen ketawa.


Resepsi Pernikahan 6 januari 08

Resepsi pernikahan diselenggarakan di hari dan tempat yang sama pada pukul 11.00. Karena pada akad nikah udah telat, maka resepsi pun jadi telat juga, apalagi ngedandanin pengantin perempuan lama juga ya..kepada para undangan mohon maaf ya dan terima kasih sudah mau menunggu.




Suvenir berupa pembatas buku yang dhias paper doll berpakaian kimono dan kebaya khusus dibuat oleh pengantin wanita dengan label "deskrea".
Pakaian dan rias pengantin, pakaian penerima tamu, pagar ayu dan pagar bagus oleh Tante Yetty dan Oom Hedi Sudrajat.


Dekorasi dan katering oleh Destiny.


Hiburan musik oleh Guswin.

Pengajian pernikahan 5 Januari 08

Pengajian menjelang pernikahanku dengan aa Yudi berlangsung di rumah mama sekitar jam 10.00 Wib. Alhamdulillah..saudara2 dan temen2 mama banyak yang datang, terutama calon pengantin prianya pun bisa datang untuk ikut mendengar pengajian ibu-ibu Muslimah ITB dan ceramah.


Saat yang paling mengharukan adalah pada waktu teteh sungkeman kepada mama dan papa untuk memohon restu menikah dengan aa sekaligus mengucapkan permintaan maaf atas segala kesalahan teteh kepada mereka berdua dan mengucapkan terima kasih karena telah menjaga dan mendidik teteh selama ini. Dengan diiringi oleh tembang dan narasi dari Bi Tutty yang sangat menyentuh hati, tanpa terasa air mata ini menetes tak tertahankan, begitu juga dengan papa dan mama. Saat itu rasanya air mataku habis terkuras, sehingga besok di acara akad nikah dan sungkeman aku tidak akan menangis lagi.



Setelah acara sungkeman, dilanjutkan dengan kami sekeluarga bersalaman kepada ibu2 pengajian, saudara dan tamu untuk memohon doa restu dan mengucapkan terima kasih. Diteruskan dengan santap siang bersama dan berakhir pada sekitar pukul 13.oo Wib.

Thursday, August 21, 2008

Hai....

Alhamdulillah...sekarang aku sudah memasuki lembaran baru dalam hidupku. Sejak 6 Januari 2008 aku resmi jadi istrinya aa Yudi. Alhamdulillah prosesi pernikahan kami berjalan lancar mulai dari akad nikah dan resepsi di Bandung. Terima kasih banyak untuk semua saudara, om, tante, sepupu yang sudah mau ikut repot menyiapkan segala sesuatunya. Hari tersebut benar-benar jadi hari besar untukku yang tak mungkin kulupa, semuanya mulai baju pengantin, dekorasi gedung n kamar pengantin, makanan, hiburan musik dan pernak-pernik yang sebagian aku buat sendiri. Untuk cerita lengkapnya mungkin aku bikin judul sendiri kali ya.. sekarang cuma tuk pengantar aja dulu, soalnya aku dah lama ga nulis disini.

Sekalian ini aku sertakan beberapa foto diriku yang sekarang.










Friday, November 9, 2007

Senangnya Lebaran Tahun Ini.......


Akhir Ramadhan dan Lebaran kemarin kerasanya beda banget dengan Lebaran tahun-tahun yang lalu.. Kalau dulu-dulu Lebaran tuh ya begitu-begitu aja.. ga ada bedanya dengan yang lalu-lalu, ga ada yang istimewa dan ga ada yang bisa dikenang. Tapi...lebaran kali ini aku happy.....banget, kayanya ga bakal terlupakan..why..soalnya 4 hari setelah Lebaran aku resmi dilamar ma Aa, akhirnya satu tahap lagi terlewati sebelum menuju tahap berikutnya yang lebih penting lagi.


Yang lebih seneng lagi...akhirnya kita bisa ketemuan hampir tiap hari setelah sabar nunggu sekitar 7 bulan. Jadwal ketemuan kita emang langka banget, rasa rindu pengen ketemu harus sering dipendam, tapi alhamdulillah walau komunikasi lewat sms n kadang-kadang telepon suka bikin kita salah paham, kita masih bisa bertahan n yang penting aku punya motto yang bisa bikin aku terus optimis : buah kesabaran dalam hal apapun, insya Allah adalah kebahagiaan.
Aku yakin kalo kita berdua pasti bisa meraih kebahagiaan itu walau harus bersusah-susah dulu.
Terima kasih ya Allah karena telah mempertemukan kita berdua, terima kasih juga tuk Om Yudin pak comblang kita, cepet sembuh ya Om...



Lama tak bersua

Akhirnya aku nulis lagi disini, udah lama banget aku ga pernah buka blog-ku sendiri. Udah di Bandung kok jadi males buka-buka internet termasuk chatting, mungkin karena ga hobi aja kali ya.. Ga kerasa dah3 bulan lebih aku balik lagi ke Bandung, sebulan nganggur, istirahat, sekarang alhamdulillah sudah berkegiatan lagi..terima kasih tuk Frieda yang udah ngajak aku tuk bergabung bersama staf-stafnya bu Ria di Soma. Kerjaannya ga jauh-jauh..ngerjain proyek dengan bidang yang masih sama seperti di Aceh dulu : persampahan. Ritme kerjanya pun masih sama walau ga separah dulu, tetep sibuk tapi ga perlu lembur n masih bisa bolos..hehe...
Minggu-minggu sekarang ini emang lagi sibuk-sibuknya, kemarin laporan udah beres, yang sekarang masih dikebut adalah sosialisasi ke lapangan : Lembang, Cimahi dan beberapa lokasi di Bandung. Beberapa kali bolak-balik menghubungi bapak/ibu di lapangan rasanya cape dan bosen juga, apalagi kalo respon mereka lambat. Ga ada deh santai di hari Sabtu ato Minggu. Ternyata cape dan ga gampang juga jadi fasilitator, mesti sabar dan bisa menahan diri untuk tidak berbicara yang muluk-muluk. Tapi mungkin lama kelamaan kalo sudah terbiasa pasti ada asyiknya juga, ada pengalamannya juga, ada ceritanya juga.. Aku nikmatin aja belum tentu tahun depan aku bisa kerja kayak gini lagi bareng temen-temen disini...hiks..padahal sebenernya aku masih mau tapi kita harus memilih bukan... Masalahnya adalah sulit untuk memilih diantara dua pilihan yang sama-sama sangat aku harapkan...di Bandung ato ke Bali, atau lebih tepatnya : berpisah atau bersama. Hmmm......

Friday, June 15, 2007

Yang pertama dan terakhir

terbangun di pagi hari ini..
aku teringat dirimu...
ingin rasanya aku bertukar kata denganmu..
banyak kata.. bahkan terlalu banyak..
sehingga sulit untuk kuucapkan..
tapi akhirnya ada segelintir untaian kata yang ingin kuucapkan..

walaupun hanya lewat sebuah tulisan..

"jadilah yang pertama dan yang terakhir untukku selamanya..."

des

Wednesday, May 30, 2007

Sunrise dan Sunset

Sunrise dan sunset, merupakan pasangan yang tak terpisahkan yang selalu hadir dalam kehidupan kita setiap harinya. Setiap sunrise muncul, pertanda bahwa kita harus memulai aktivitas kehidupan kita yang terkadang terasa monoton. Di saat fisik dan jiwa kita mulai terasa letih, kemunculan sunset seperti membawa kelegaan yang mendalam, yang memberikan kepada kita waktu untuk beristirahat sejenak sambil menunggu sunrise datang kembali keesokan harinya.
Sunrise dan sunset, walaupun rutin menyapa kita setiap hari, kita terkadang lupa untuk menikmati betapa indahnya mereka. Banyak orang menganggap kehadiran sunrise dan sunset adalah hal biasa karena terjadi setiap hari. Bahkan ada yang tidak senang bila sunrise datang, karena berarti dia harus terbangun dari mimpi indahnya dan kembali mengerjakan rutinitas sehari-hari yang terkadang membosankan. Tetapi ada juga orang yang pada suatu ketika sangat menantikan kehadiran sunrise, karena pada saat sunrise hadir maka kehidupan baru yang dia nanti-nantikan akan datang pula, seperti calon pengantin yang sangat menantikan hari pernikahannya, seorang anak yang berantusias menghadapi hari ulang tahunnya karena akan mendapatkan hadiah atau di saat kita menanti tiba harinya gajian. Setiap orang akan memandang dan memaknai sunrise dengan berbeda-beda tergantung suasana seperti apa yang akan diawali oleh kemunculan sunrise ini. Keindahan sunrise dan sunset pun akan tampak berbeda setiap harinya walau hanya untuk satu orang saja. Dia akan merasakan perasaan lain ketika melihat sunset seorang diri bila dibandingkan ketika dia menikmatinya bersama dengan orang yang dicintainya di lain waktu.
Sunrise dan sunset akan selalu indah dinikmati tergantung kepada kita memandang hari yang akan dan telah kita lalui, positif atau negatif ?
Semoga kita selalu bisa menikmati kehadiran pasangan yang indah ini dan selalu berpikir positif setiap hari sampai tiba waktunya kita mungkin tidak akan bisa melihat dan menikmati keindahannya lagi....


des

Tuesday, May 29, 2007

Sebuah doa...


Ya Allah,
jika dia baik untuk agamaku,
untuk kehidupan duniaku dan kehidupan akhiratku,
maka takdirkan dia untukku,
hilangkan keraguanku akan dirinya,
mudahkan urusan dan berkahilah,
karena jika tidak,
maka palingkan aku daripadanya,
dan palingkan dia daripadaku.
Amin...


des

Monday, May 28, 2007

Menemukan cinta


Tidak ada kata terlambat untuk menemukan, merasakan dan memberikan cinta dan kebahagiaan untuk diri sendiri dan untuk orang lain.
Semua itu akan datang pada saat dan cara yang tepat dan dengan orang yang tepat pula.
Semoga segala ikhtiar dan doa serta niat tulus ikhlas hanya karena Allah, akan melapangkan jalan kita untuk menuju ke arah cinta dan kebahagiaan berada.
Ya Allah..kabulkanlah doa kami, karena hanya Engkau lah yang menentukan dan memutuskan segala perkara.

des

Friday, May 25, 2007

Ungkapan Hati Seorang Kekasih


"Mungkin aa bukan orang yang romantis,
tapi jangan kamu ragukan besarnya cinta aa sama kamu..."

(From Udit)

Thursday, May 17, 2007

Dia yang kupilih


Mungkin dia tidak seromantis, tidak seperhatian, tidak setampan, tidak sekaya "dia nya" orang lain.
Mungkin dia memang orang yang tidak bisa mengungkapkan perasaannya secara blak-blakan.
Mungkin dia memang orang yang tidak terlalu mengerti dan mengetahui apa mauku.

Mungkin dia orang yang aga keras kepaladan sedikit egois.
Mungkin dia orang yang aga cuek dan apa adanya.
Mungkin dia memang orang yang terkadang bikin aku kesal, sedih dan marah.

Tapi .....dia adalah
Orang yang telah aku pilih tuk aku berikan cinta dan kasihku,
Orang yang aku pilih tuk menjadi orang tua bagi anak-anakku kelak,
Orang yang aku pilih untuk menyandarkan kepalaku dibahunya kala aku lelah dan sedih,
Orang yang aku pilih tuk berbagi suka dan duka di sepanjang sisa hidupku,
dan
Orang yang kupilih tuk menjadi imam bagi keluargaku.

Dialah pilihanku...
Maka jadikanlah dia yang terbaik bagiku dan aku yang terbaik baginya
Jadikanlah kami berdua orang yang saling menyayangi, saling mengerti,

saling mengisi, saling menguatkan dan saling setia dalam berbagai keadaan,
suka maupun duka,
selamanya.....

des

Wednesday, May 16, 2007

Merubah Seseorang

Kita jangan pernah berharap dapat merubah seseorang yang kita sayangi menjadi seseorang yang kita mau, sekeras apapun kita berusaha mungkin kita hanya akan dapat merubahnya sesaat. Yang dapat kita lakukan hanyalah mencoba menerima dirinya apa adanya dengan sabar dan ikhlas, walaupun diri kita kadang harus merasa lelah. Selama apa yang ada di dirinya bukanlah hal yang negatif bagi diri kita, maka kita layak memakluminya karena mungkin diri kita pun bukanlah sosok seperti yang dia inginkan. Semoga kita selalu diberi kebesaran hati dalam menerima segala sesuatu apa adanya.

des